Kau membisu
Bersama denting waktu
Yang menyesakkanku
Hanya aku dan kamu
Yang tahu
Jauh tak tersentuh anganku
Haruskah aku berbalik
Dan pergi dari dekapan sorot matamu?
Aku terhempas
Aku jatuh
Di tengah bingarnya candaan
Aku butuh sunyi
Aku butuh sepi
Aku butuh jatuhnya hujan
Agar aku sendiri
Agar tak seorangpun tahu
Ada yang sakit disini.
Ku pandanginya
Lalu tersenyumKu
Kulewatinya
Lalu berdebar hatiku
Mataku yang selalu menuntunku
Untuk sekadar menatap punggungnya
Disaat langkah kakinya melewati bayangku
Aku hanya termenung
Menunduk
Sementara dengan pasti kaki panjangnya bergerak menjauhiku
Demanozha

0 Comment:
Posting Komentar