kenapa aku harus marah,?
bukankah dia bukan milikku, bahkan dia tidak mengenalku.
bukankah seharusnya aku bahagia ?
tapi, atas dasar apa aku bisa bahagia ?
untuk tersenyum-pun..
sepertinya aku sudah lupa caranya tersenyum..
adakah manusia, yang akan tersenyum jika cintanya hilang ?
Seharusnya aku menyadari itu dari awal.
dia tidak mungkin memilih gadis bodoh, yang hanya bisa menatapnya dari jauh.
oh, ayolah ! aku tidak mau menjadi seorang pengecut.
aku juga tidak mau, jika harus menatapnya dari jauh.
tapi, aku juga tidak bisa lebih dulu memulainya.
Mugkin ini saatnya..
mungkin ini yang terbaik..
maafkan aku, karena aku mengingkari janji itu.
aku akan melepasmu, meskipun kau tidak memintanya.
berbahagialah dengan cintamu..
aku hanya ingin melihat kau selalu tersenyum..
meskipun senyum itu bukanlah untukku.


0 Comment:
Posting Komentar