Hatinya yang tak
terbaca..
Perlakuan manisnya
yang tak kumengerti..
Perasaannya yang
kelabu, dan tidak berwarna..
Aku dan dirinya
bagaikan bulan dan matahari. Menempati tempat yang sama, tapi tidak pernah
terlihat bersama. Karena mereka berbeda.. bulan akan menempati langit malam.
Sedangkan, matahari menempati langit jingga. Keduanya adalah sesuatu yang
indah, tapi tidak di takdirkan untuk bersama.
Dia adalah
matahariku..
Dia yang selalu
menereangi hariku. Dia juga yang menuntun hatiku untuk sampai menghampirinya.
Menghangatkan di setiap pori-pori sel tubuhku. Dia adalah matahari terindah
yang pernah menjadi milikku.
Tapi..
Apakah dia
mengijinkanku untuk menjadi bulannya?
Apakah dia
mengijinkanku untuk menerangi malamnya?
Apakah dia akan
memilihkuuntuk selalu menemaninya didalam mimpinya?
Aku tidak tahu..

0 Comment:
Posting Komentar