4/07/2020
Love, Pain, and The Past
4/08/2019
Runtuh
Duniaku runtuh saat itu juga
Ketika dirinya datang untuk memelukku
Ketika tangan hangatnya mulai menyentuh rambutku, seakan menenangkanku
Ketika sorot matanya menyiratkan bahwa dia baik-baik saja, semua akan baik-baik saja
Seketika dadaku mengkerut, aku merasa sesak
Sebentar saja, aku melihat kehangatan di dalam mata teduhnya
Tetapi dalam sekejap, sorot mata itu berubah menjadi cangkang kosong.. lagi?
Aku berbalik menjauh, tapi tangannya lagi-lagi menyentuh rambutku dengan lembut
Aku mulai menerka-nerka, apa yang mengusiknya di dalam sana
Berharap bisa singgah sejenak untuk mengintip, dan mencoba memahaminya
Ingin sekali rasanya membuat kehidupan di matanya ada seperti dulu
Tapi, aku tidak tahu bagaimana caranya
Aku tidak cukup yakin, aku mampu melakukannya
Demanozha--
4/01/2019
Hujanku Denganmu
Rindu rasanya
Terjebak derasnya hujan bersamamu
Ditengah lalu lalang kendaraan kota
Sedang kita termangu di sisi halte
Berdiam dengan pemandangan gemercik air
Tak ada yang berniat untuk membuka suara
Karena kita berdua tahu, hal selanjutnya yang terjadi hanya akan membuka luka
Karena kita herdua sangat paham, kita hanya akan menempatkan luka pada hati yang berharap untuk bersama
Kita duduk saja berdua dengan kesunyian
Lalu ketika aku merasakan ada sepasang mata teduh yang menatapku
Aku menoleh hanya untuk melihat mata jernihnya terluka dalam
Luka itu.. aku yang membuatnya ada
Demanozha
11/30/2018
Tersesat
Ditengah rasa nyamanku di peraduan
Entah mengapa aku mulai ingin mengenal semua orang
Senyap mulai mengusik dan aku benar-benar ingin keluar
Cuma.. aku terlalu takut untuk menerka bagaimana nanti akan terjadi
Akankah mereka menerima burung yang baru saja keluar dari sangkar?
Matanya menyala-nyala memancarkan keberanian
Aku, dibanding dia hanyalah burung camar yang singgah berharap menemukan pijakan
Rintik hujan hanyalah alasan untuk berteduh sejenak untuk berkeluh kesah
Inginku berhenti singgah dan memilih pijakanku sendiri
Namun, aku tetap saja merasa menjadi burung yang tersesat
Yang akhirnya kebingungan mencari jalan pulang
Demanozha
5/22/2018
Cinta Tanpa Syarat
12/27/2017
Kamu tau? Aku Nggak Sebaik Itu
12/09/2017
The Dreamlace
Bangunannya megah berkilauan.
Pondasinya tinggi menjulang.
Lantainya seluas cakrawala.
Ada pula yang bermimpi untuk menjadi bagian kemegahannya.
Gadis desa, yang tergiur dengan kemewahan itu.
Hanya menjadi batu kerikil di halaman bangunan megah itu pun akan dia lakukan.
Menjadi rimbun pohon yang menaungi bangunan itupun dia takkan menolakknya.
Bahwa bangunan itu sangat istimewa.
Hanya orang-orang terpilih yang sangat di hormati yang bisa melihat bangunan nan megah itu dan menjadi bagiannya.
Di pintu megah bangunan itu, berjejer orang-orang terhormat yang menunggu untuk menjadi bagian dari kemegahannya.
11/07/2017
Rindu?
lalu tiba-tiba saja lamunanku berlanjut kepada sosoknya..
"Nek, kenapa kok punya garam sampe dua toples?"
"Iya itu garam yang kasar, garam buat diulek sama bumbu-bumbu, biar nguleknya enak. lekas lembuk."
"oh gitu.."
Merindukan tangan keriputnya yang kasar..
Rindu mata sayunya yang menatapku lembut..
Rindu Suaranya ketika memanggil namaku..
Rindu tumis labu masakannya..
Rindu ketika aku menyentuhnya, mencubit lengan keriputnya, memeluk tubuh ringkihnya, dia.. haruskah pergi secepat itu?
10/21/2017
N-e-n-e-k : Sang Pendongeng
12/26/2016
[Review, Spoiler Alert!] Ilana Tan - In a Blue Moon
8/30/2016
Back In Time
Jatuh berderaian ke tingkap…
Air hujan yang dingin membeku bagaikan memoriku
Terus mencengkam erat hatiku
Begitu kuat ‘ku rasakan
Tenggelam aku dalam kerinduan
Dapatkah ‘ku kembali ke masa silam itu?
Seandainya kamu memelukku seperti dahulu
Pastinya aku akan kembali
Kususuri laluan yang basah berliku
Mengimbau kembali kenangan waktu bersamamu
Dalam rintik hujan aku terkenangkan olehmu
Wajahmu terbayang dalam linangan air mataku
Begitu kuat ‘ku rasakan
Tenggelam aku dalam kerinduan
Dapatkah ‘ku kembali ke masa silam itu?
Seandainya kamu memelukku seperti dahulu
Pastinya aku akan kembali
Bertaburan…
memori silam kita, baik waktu bersama, maupun ekspresi wajah saat itu
Sekali lagi seperti (pada saat) kamu pernah memelukku
Dapatkah ‘ku kembali pada masa silam itu?
Biarpun hanya sekali, biarpun untuk terakhir kali
Aku akan kembali..
-TERJEMAHAN OST THE MOON THAT EMBRACES THE SUN-
Demanozha--
8/11/2016
Pacar atau drama korea?
Milih gak dapet pacar selamanya atau gak bisa nonton drama korea selamanya?
Aku : gak dapet pacar selamanya. Cuma pacar ini.. belum tentu jodoh hahaha
Kemaren ada salah satu temen yang nanya pertanyaan ini, dan langsung aku jawab dengan mantap! Yeahh! Hidup drakor loverss!!!!!!
Mungkin karna aku terlalu 'heboh' kali ya kalo udah berhubungan sama d-r-a-m-a. Yaa abiss gimana lagi donggg, tahun ini tuh drama-dramanya keuren geuiila maannn!
Mulai dari dots, cheese in the trap, W, lucky romance, another miss oh, lets fight ghost, UF, dann masihh buanyakkk lagi, aku lupaa.
Dan yang bisa bikin temen2 aku jadi klovers mendadak tuh cuma satu! Big boss nya dots wk. Tapi ya itu, cuma bentaran doang mereka sukanya, abis gitu udahan lagi. Ceritanya cuma nonton gara-gara penasaran doang kali.
Eitsss back of... topic!
Jadiiii.. buat kamu kamu para jomblovers! Jangan merasa iri sama mereka yang punya pacar. Pacaran itu haram! Kalo kalian kesepian di malem minggu, ga ada orang yang bisa di ajak satnight, jangan sedih. Pantengin aja drama korea.
Asal pinter-pinter aja milih drama yang bukan cuma menghibur, tapi mendidik. Kalo mau, pilih yang genrenya keluarga aja, biar bisa sambil ngumpul bareng keluarga, ya ngga?
Kalo nonton juga jangan sampe lupa waktu, nanti malah lupa sholat gara-gara terlalu fokus nonton drama, dosa tauu!
Dan tips lagi nih dari aku buat yang masih pada sekolah, nonton drama itu bisa jadi candu! Kalian gak akan berenti nonton kalo kalian belum selesai namatin itu drama. Bikin kepo setengah mati tau nggaa. Makanya aku udah mutusin kalo nonton drama pas hari libur aja, minggu misalnya. Biar gak ganggu waktu belajar gitu.
Okay, just it all guys!~^^
Maafkan tulisan gajelas ini.
-Demanozha
6/15/2016
Coretan Pondok Ramadhan
Assalamualaikum wr.wb
Haii readerss.. Coretan Pondok Ramadhan kali ini berisi tentang materi-materi podok ramadhan kemaren di sekolah.
Nah kan aku males banget nulis di buku, jadi aku nulis di note hp. Dan daripada di anggurin mending aku tulis di blog biar lebih berguna yakann? Emang masih banyak kurangnya sih, abiss udah lama banget aku lupa materi nya apa aja.
Nah karena ini cuma corat-coret pasti adaa lah kurangnya dikit-dikit. Atau kalo di coretan aku ini ada yang salah? Monggo tuliskan suntingannya di kolom komentar. Karena aku kan masih sama-sama belajar, eaa.
H-1 :
9 Juni 2016, waktu itu guru pengajar nya sebenernya bu Tina. Tapi entah kenapa malah pak Yane yang muncul, wkwk.
Setelah duduk, dan mengucapkan salam, pak Yane membuka materi dengan sebuah pertanyaan, yaitu :
"JIKA DITANYA SIAPAKAH YANG MENCIPTAKAN LANGIT, BUMI DAN SEGALA ISINYA? PRAKTIS KALIAN AKAN MENJAWAB ALLAH SWT. TAPI PERTANYAAN BAPAK SEKARANG ADALAH SIAPAKAH/APAKAH YANG DI CIPTAKAN TERLEBIH DAHULU OLEH ALLAH SWT?"
Jawaban anak-anak di kelas ku waktu itu beraneka, ada yang bilang,
"Langit pak! Soalnya syurga kan ada di langit!"
"Malaikat pak!"
"Bumiii... pak!"
Dan aku sendiri juga bingung. Apa yaa?
Lalu pak Yane berdiri dan menjawab:
Bukanya sudah jelas? Di alquran di cantumkan tidak kurang sedikitpun. Di sana di jelaskan ketika allah menciptakan langit, dan bumi beserta isinya. Jadi anak-anak perlu kalian ketahui. Sebelum membuat cerita, allah telah membuat naskah nya terlebih dahulu.
Berikut dalil-dalil nya :
At-Takwir Ayat 27 :
ﺇِﻥْ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَّﺎ ﺫِﻛْﺮٌ ﻟِﻠْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ
Artinya : Alquran itu tiada lain hanyalah peringatan/petujuk semesta alam.
Surat Fussilat Ayat 9 :
۞ ﻗُﻞْ ﺃَﺋِﻨَّﻜُﻢْ ﻟَﺘَﻜْﻔُﺮُﻭﻥَ
ﺑِﺎﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻓِﻲ
ﻳَﻮْﻣَﻴْﻦِ ﻭَﺗَﺠْﻌَﻠُﻮﻥَ ﻟَﻪُ
ﺃَﻧْﺪَﺍﺩًﺍ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ ﺭَﺏُّ
ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ
Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam".
Surat Fussilat Ayat 11 :
ﺛُﻢَّ ﺍﺳْﺘَﻮَﻯٰ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ
ﻭَﻫِﻲَ ﺩُﺧَﺎﻥٌ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻬَﺎ
ﻭَﻟِﻠْﺄَﺭْﺽِ ﺍﺋْﺘِﻴَﺎ ﻃَﻮْﻋًﺎ ﺃَﻭْ
ﻛَﺮْﻫًﺎ ﻗَﺎﻟَﺘَﺎ ﺃَﺗَﻴْﻨَﺎ
ﻃَﺎﺋِﻌِﻴﻦَ
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".
Surat Fussilat Ayat 12 :
ﻓَﻘَﻀَﺎﻫُﻦَّ ﺳَﺒْﻊَ ﺳَﻤَﺎﻭَﺍﺕٍ
ﻓِﻲ ﻳَﻮْﻣَﻴْﻦِ ﻭَﺃَﻭْﺣَﻰٰ
ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺳَﻤَﺎﺀٍ ﺃَﻣْﺮَﻫَﺎ ۚ
ﻭَﺯَﻳَّﻨَّﺎ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ
ﺑِﻤَﺼَﺎﺑِﻴﺢَ ﻭَﺣِﻔْﻈًﺎ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ
ﺗَﻘْﺪِﻳﺮُ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰِ ﺍﻟْﻌَﻠِﻴﻢِ
Maka Dia menjadikannya tujuh langit
dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang- bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Jadi kesimpulannya adalah secara berurutan allah terlebih dahulu menciptakan :
1. Alquran
2. Bumi & langit
3. Air & tumbuhan
4. Hewan
5. Manusia
H-2 :
10 juni 2016, materinya ada dua. Yaitu di jam pertama tentang Zakat dan di jam kedua ada puasa dan kesehatan.
Di materi pertama, guru pengajarnya adalah pak Slamet. Dan di note cuma ada satu dalil yang berhasil aku catat tentang zakat.
Surat At-Taubah Ayat 60
۞ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺎﺕُ
ﻟِﻠْﻔُﻘَﺮَﺍﺀِ ﻭَﺍﻟْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ
ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻣِﻠِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ
ﻭَﺍﻟْﻤُﺆَﻟَّﻔَﺔِ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢْ ﻭَﻓِﻲ
ﺍﻟﺮِّﻗَﺎﺏِ ﻭَﺍﻟْﻐَﺎﺭِﻣِﻴﻦَ
ﻭَﻓِﻲ ﺳَﺒِﻴﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﺑْﻦِ
ﺍﻟﺴَّﺒِﻴﻞِ ۖ ﻓَﺮِﻳﻀَﺔً ﻣِﻦَ
ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠِﻴﻢٌ ﺣَﻜِﻴﻢٌ
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Dan ada dua kalimat yang paling aku suka dari kata-katanya pak Slamet pada materi ini~~~
"Pencuri paling mematikan diantara pelajar adalah, pencuri waktu."
"Selama bulan ramadhan ini, saya selalu menerapkan motto : On day one juz."
Dan.. di materi kedua. Ada miss Biologi yaitu bu Tina yang menjadi pengajar. Aku selalu menantikan guru satu ini. Karena beliau jika menjelaskan suatu materi mudah di mengerti dan easy. Apalagi kalo ngejelasin materi biologi di kelas. Kayak bukan ngejelasin tapi nge dongeng.
Ibu Tina seakan tau gimana caranya agar pelajaran biologi yang super ngebosenin itu menjadi lebih menarik. Duh kata-ku alay banget haha. Tapi beneran lo. Cara dia menjelaskan materi juga hampir mirip sama guru sejarah pas smp. Bikin yang ngedengerin itu selalu ingin tahu, dan nggak ngantuk di kelas. Tapi tetep aja kalo ulangan soal-soal dari beliau sangattt sulit. <~ alasan! Padahal aku nya yg males belajar haha
Pada materi ini yaa penjelasannya ngga jauh-jauh dari Puasa yang di kait kaitkan dengan kesehatan gitu lah. Dan saking serius nya ngedengerin penjelasannya bu Tina aku sampe lupa yang mau nyatet-_- eh ini seriusan lo, bukan karna aku males nyatet. Tapi emang gasempet :v
Ada salah satu kalimat yang disampaikan bu Tina dan aku suka.
"Mengapa tulang rusuk tidak ada di kepala? karena perempuan tak perlu di sanjung. Mengapa tulang rusuk tidak ada di kaki? karena wanita bukan untuk diinjak. Tapi tulang rusuk ada di perut, karena wanita harus selalu di ayomi, Di sayangi."
Daahh selesai~~ maafkan coretan absurd ini yaa readerss~~ Selamat menunaikan ibadah puasaa.~
Wassalamualikum~~!
°Demanozha°
4/26/2016
Menepis Rasa
Aku tidak akan memupuknya dan membiarkan ini tumbuh~ tumbuh~ dan pada akhirnya aku lah yang akan tumbang.
Aku percaya, ini hanyalah perasaan sesaat yang akan hilang jika aku berani mematikannya!
Aku tidak mau larut dalam khayalan yang begitu mencekik hati. Meremasnya hingga mati rasa. Dan menganggap semua baik-baik saja.
Aku ingin semua seperti di awal.
Hanya bermain-main, hanya saling melempar ejekan menyebalkan, hanya ingin berdebat, hanya ingin.. semua tidak memakai hati. Tapi logika.
Aku hanya.. butuh yakin. Bahwa ini bukan cinta!
By. Demanozha
3/09/2016
[RE-WRITE] Bukan Cinderella
Apa aku bisa menghapuskanmu seperti layaknya api yang menghanguskan kayu?
Apa aku bisa melepaskanmu seperti layaknya awan yang rela melepaskan air hujan jatuh ke bumi?
Aku tau ku tak mampu seperti mereka, dan aku sadar.
Aku bukanlah cinderella yang di cintai oleh pangerannya.
Aku bukanlah Ainun yang mendapat ketulusan cinta dari Habibi.
Aku bukanlah Laila yang dicintai hidup dan mati oleh Qais.
Aku hanyalah gadis bodoh yang punya cinta sendiri.
Dan tak dicintai pangeran kamu..
Yang tak mendapat ketulusan cinta Habibi kamu..
Yang tak dicintai hidup dan mati oleh Qais kamu..
Dan begitupun aku tak bisa memaksamu untuk mencintaiku layaknya Datuk Maringghi yang memaksa Siti Nurbaya untuk mencintainya.
This is original creation By. Wulan Nurrisman
[RE-WRITE] Resah..
Kekaguman dan keraguanlah yang aku rasakan saat memikirkanmu.
Menyaksikan kekosongan itu mungkin lebih indah daripada menyaksikan sesuatu yang ada tetapi tidak bisa diaraih.
Antara dua pohon, harus berteduh dimana...
This is original creation By. RzQMM--
1/15/2016
Puisi : Tausiyah Cinta
12/11/2015
Bukan aku!
sulit sekali.
patut untuk di sesali.
karena apa? karena semua berjalan bukan karena kehendak diri sendiri.
Aku seakan menjadi manusia paling munafik di muka bumi.
mengumbar senyum sana-sini.
Lalu bersikap baik seperti mempunyai hati paling suci.
Cuihhh~ aku meludah kepada diri sendiri.
karena apa yang aku lakukan tidak sesuai dengan hati nurani.
Aku tidak tahu apa yang kutulis ini.
Tapi aku menulis hanya untuk mengekspresikan diri.
Bukan untuk mencari sensasi.
Demanozha
12/09/2015
[Naskah Drama Bertema Kerajaan] Raden Segoro
* * * * * *
Alkisah, Pada jaman dahulu kala. Di sebuah negara yang di sebut medang kamulan berdiri sebuah keraton yang bernama 'Keraton Gilingwesi' Dengan Rajanya yang bernama 'Raja
Sangyang tunggal'. Raja tersebut hidup tentram, dan damai bersama tiga permaisuri dan seorang putri yang cantik jelita.
*****
Take 1
Malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Keraton gilingwesi putri Bendoro Gung bermimpi di tidur lelalapnya. Putri bergerak gelisah di tempat tidurnya. Keringat dingin membasahi keningnya. Kemudian
dengan sekali hentakan sang putri terbangun dengan nafas terengah.
Putri : Hahh! Hahh!! Apa maksud dari mimpi itu? Hahh hhh!
Sambil mengedarkan pandangan ke seluruh ruang tidurnya, sang putri meminum segelas air yang terletak di samping ranjang dengan sekali tegukan. Di tengah usaha sang putri mencoba menormalkan pernapasannya Permaisuri 1 satu masuk ke kamar sang putri dengan wajah kawatir.
Permaisuri 1 : Ada apa anakku? Apa ada yang mengganggu tidurmu?
Putri : Tidak apa-apa ibu, aku hanya bermimpi. Maaf menggangu tidurmu bu.
Permaisuri 1 : Apa yang kau mimpikan sehingga kau berteriak seperti itu?
Putri : Aku.. Aku bermimpi kemasukan rembulan dari mulutku bu, lalu bulan itu terus masuk ke dalam perutku dan tidak keluar lagi. Apa maksud
dari mimpiku itu bu?
Permaisuri 1 : Tenang lah putri. Mimpi itu hanya
bunga tidur. Sekarang lekaslah tidur. Jangan terlalu memiikirkannya.
Putri : Baiklah bu.
*****
Take 2
Hari berganti hari berlalu, sejak saat itu sang putri jatuh sakit. Permaisuri 1 melihat sang putri yang tengah beristirahat di ranjangnya dengan
cemas. Permaisuri memutuskan untuk memanggil tabib kerajaan untuk sang putri.
Permaisuri 1 : Prajurit! Prajurit! Cepat panggil tabib sekarang juga!
Prajurit : Baik Ratu!
Prajurit tersebut meninggalkan kamar sang putri dengan terburu-buru. Di tengah perjalanan
prajurit bertemu permaisururi 2 dan 3 yang menghalangi jalannya.
Prajurit : Mohon ampun Ratu! Saya sedang terburu-buru.
Permaisuri 2 : Heh! Dasar prajurit tak tau diri. Tundukkan kepalamu jika berbicara denganku!
Permaisuri 3 : Memangnya kau mau kemana? Kau prajurit permaisuri 1 kan?
Prajurit : Mohon ampun ratu! Permaisuri 1 meminta saya untuk memanggil tabib karena Putri Bendoro Gung jatuh sakit. Saya mohon undur diri.
Sepeninggal prajurit itu. Permaisuri 2 dan 3 saling menatap satu sama lain dengan curiga. Di kepala mereka bertanya-tanya apa yang terjadi dengan
sang putri.
Permaisuri 3 : Aku mulai curiga adinda! Jangan-jangan Putri itu hamil! Jika benar begitu kita harus segera memberi tahu kepada Raja. Agar Putri diusir dari istana ini.
Permaisuri 2 : Jangan bodoh adinda! Kita harus mempunyai bukti yang kuat untuk persepsi mu itu, atau kita lah yang akan ter usir nanti.
Permaisuri 3 : Adinda! Semua bukti sudah ada di depan mata. Putri akhir2 ini sering memuntahkan makanannya dan perutnya semakin membesar.
Permaisuri 3 : Jika begitu, ayo kita temukan bukti2 itu dan mengusir putri dari istana ini!
*****
Take 3
Tabib memeriksa keadaan putri Bendoro Gung dan memberinya ramuan-ramuan untuk mengurangi rasa mual sang putri. Di sebelah nya
Permaisuri 1 menatap kawatir Sang putri yang terkulai lemah diranjang. Semetara itu tanpa mereka sadari. Permaisuri 2 dan permaisuri 3 berdiri di pintu kamar Putri yang sedikit terbuka, medengar pembicaraan Permaisuri 1 dan tabib dengan sembunyi2.
Permaisuri 1 : Bagaimana keadaan putriku tabib?
Tabib : Mohon ampun ratu. Dengan sangat menyesal saya menyampaikan bahwa putri Bendoro Gung sedang mengandung.
(Di luar kamar Permaisuri 2 dan 3 : HAHH!!????)
Permaisuri 1 : Apa!? Ba-bagaimana bisa tabib? Bagaimana bisa putti bisa mengandung sementara putriku ini belum bersuami?
Putri : Ibu.. bagaimana.. bagaimana.. aku takut.. ayah akan mengusirku bu..
Permaisuri 1 : Tenanglah anakku.. tabib! Tolong rahasiakan ini kepada raja. Kamu mengerti?
Tabib : Baik ratu! Saya mengerti.
Sementara itu tanpa mereka sadari Permaisuri 1dan permaisuri 2 yang berdiri di depan pintu kamar Putri Bendoro Gung tersenyum jahat!
Permaisuri 3 : Benarkan dugaanku! Ayo adinda kita harus menyampai kan ini kepada Raja.
*****
Take 4
Siang itu, Raja sedang mengadakan jamuan dengan menteri-menteri dan petinggi kerajaan Gilingwesi. Sang Raja duduk di kursi singgasana kebanggannya dengan gagah. Di samping kanannya duduk permaisuri 1 dengan raut gelisah. Sementara tak jauh di sebelah kirinya duduk permaisuri 2 dan 3 dengan rencana jahat mereka.
Raja melihat permaisuri 1 yang terlihat pucat.
Raja : Adinda? Apa yang ada di kepala cantik mu ini? Apa kau sedang sakit? Kau pucat sekali!
Permaisuri 1 : Tidak apa2 baginda. Saya hanya butuh istirahat sebentar.
Melihat kemesraan yang terpampang jelas di depan mata. Permaisuri 3 berdiri dari kursinya menghamipiri Raja.
Permaisuri 3 : Raja! Ada yang ingin saya
sampaikan! Dan ini penting!
Raja : Ada apa adinda, Katakanlah..
Permaisuri 3 : Perlu anda ketahui bahwa saat ini putri sedang sakit dan..
Raja : jika hanya seperti itu aku sudah
mengetahuinya. Bagaimana bisa aku tidak tahu jika putri tersayangku itu sakit?
Permaisuri 2 berdiri dan menghampiri raja.
Permaisuri 2 : Sakit? Apa kau yakin? Putrimu itu sedang hamil! Dan bagiamana bisa kau tidak tahu mengenai kehamilan putri tersayangmu itu?
Raja : Permaisuri! Lancang sekali kau menuduh putriku hamil sementara dia belum bersuami?
Permaisuri 3 : Adinda benar, baginda. Kami sendiri yang mendengar pembicaraan Ratu dengan tabib kerajaan yang memeriksa keaadaan
putri.
Raja : APA!!?? PRAJURIT!!? CEPAT PANGGIL TABIB DAN PUTRI BENDORO GUNG SEKARANG JUGA!!?
Prajurit : Baik Baginda!
Datanglah Putri bendoro Gung dengan tabib yang mengikuti di belakangnya.
Tabib : Mohon ampun raja. Ada apa gerangan baginda memanggil saya?
Raja : Apa benar putri bendoro gung sedang mengandung!? Jawab dan jangan berani-berani
kau berdusta padaku tabib!
Tabib : Mohon ampun raja! Benar. Benar bahwa putri saat ini sedang mengandung.
Raja : APAA!???
Putri : Ampun! Ampun ayah! Sungguh saya tidak tahu mengapa saya menjadi seperti ini. Sungguh ayah!
Raja : (batuk-batuk) Siapa ayah dari anak itu putri!!? Apa kau tahu? Kau sudah mempermalukan aku dan kerajaan ini jika orang2 tahu kau hamil tetapi belum bersuami!!?
Permaisuri 1 : Percayalah padanya kakanda. Ampuni dan kasihani lah putri kita.
Permaisuri 2 : Tidak bisa begitu Ratu!! Anakmu itu telah mempermalukan kerajaan ini!? Apa Kata orang2 nanti jika mereka mengetahui putri mengandung tanpa memiliki suami!
Permaisuri 3 : Benar adinda. Aku setuju denganmu. Seorang putri haruslah bersikap anggun dan bijak. Raja. Aku pikir sebelum rakyat mengetahui
tentang kehamilan sang putri. Raja harus mengusirnya dari istana ini!
Permaisuri 1 : Ratu! Bagaimana bisa kau tega mengusir putri dari istana?
Permaisuri 2 : Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi jika kita hanya mengusirnya Baginda. Kita harus melenyapkan semuanya sebelum hal ini di ketahui oleh semua orang.
Raja : CUKUPP!! Cepat panggil patih
pranggulang!
Datang lah patih pranggulang yang tergesa2 menghampiri Raja di singgasana.
Patih : Ada apa baginda memanggil saya?
Raja : Aku memerintahkan mu untuk membawa putri ke tengah hutan dan bunuh dia! Dan jangan kembali sebelum kau membawa kepala sang putri.
Mendengar perintah Raja tersebut Sang putri Semakin menangis.
Putri : Tidakk!! Ayah! Maafkan aku! Patih! Lepaskan aku! Ibu! Tolong bu..
Permaisuri 1 hanya bisa menatap iba putrinya sangat berbanding terbalik dengan permaisuri 2 dan 3 yang tersenyum puas.
*****
Take 5
Di tengah rerimbunan pohon pinus yang menjulang tinggi, Patih mengikat tangan sang putri yang terduduk pasrah di rimbunnya rerumputan.
Patih : Maafkan saya putri. Ini adalah titah raja.
Putri : Lepaskan! Lepasan! Patih! Apa kau tega membunuhku dan anak tak berdosa ini!!?
Patih : Maafkan saya putri.
Patih menghunus pedangnya
dan mulai memegang leher Putri tersebut, akan tetapi ketika pedang tersebut sampai ke leher sang putri pedang tersebut terjatuh ke tanah. Setelah kejadian tersebut sang Patih termenung dan berpikir bahwa hamilnya Putri tersebut tentu bukan dari kesalahannya.
Patih : Baiklah. Saya menyerah Putri. Saya yakin hamilnya Putri bukanlah akibat dari kesalahan Putri. Sudi kiranya putri mengikuti saya untuk menghidar dari Raja.
Putri : Terimakasih patih pranggulang! Aku ikut denganmu! Selamatkan aku dan anak tak berdosa ini.
Untuk menyelamatkan sang putri, agar orang-orang di istana tidak mengenalinya Patih Pranggulang menyamar dan mengubah namanya menjadi Kiyai Poleng. Kiyai Poleng membawa sang putri ke laut dan menghanyut kan nya bersama perahu kecil.
Kiyai : Hiduplah dengan tenang putri! Rawatlah anak itu dengan baik!
Putri : Terimakasih! Terimakasih telah memberiku kesempatan untuk merawat anak ini patih!
Kiyai : Jika kau butuh bantuanku hentakkan kakimu ke tanah dan panggil namaku putri, maka aku akan datang dan menolongmu.
Putri : (Tersenyum)
Hanyutlah perahu kecil yang membawa sang putri bersama dinginnya ombak laut menuju pulau Madhu Oro.
*****
Take 6
Setelah terdampar di sebuah pulau bernama pulau Madhu Oro Kini sang putri dengan Raden segoro hidup dengan tenang di pulau itu. Hari demi hari berlalu Raden Segoro makin tumbuh sehat di tempat itu. Suatu malam tiba perahu-perahu dagang yang berlalu lalang di laut itu serta pedagang2 dalam perahu itu mampir berlabuh disana.
Pedagang 2 : Permisi, adakah orang di sini?
Segoro : Ada apa pedagang? Ada yang bisa kami bantu?
Pedagang 1 : Tidak nak, kami hanya mampir dan ingin beristirahat. Siapa namamu nak?
Segoro : Namaku Raden Segoro. Tunggulah sebentar aku akan memanggil ibuku.
Akhirnya pedagangan itu pun beristirahat di Rumah Raden Segoro selama 3 hari. Di hari kepulangannya dari rumah Raden Segoro Pedagang itu memberikan hadiah untuk Raden Segoro.
Pedangang 2 : Ini.. ambilah. Nak, pemberian yang tidak seberapa dariku ini. Gunakankanlah untuk kebaikan.
Segoro : Terimakasih atas hadiah yang kau berikan padaku, aku janji akan menggunakan ini untuk kebaikan.
Putri : Terimakasih atas hadiahnya, tidak usah repot-repot
Pedagang 1 : tidak merepotkan putri, baik kalau begitu saya pergi dulu.
Putri : iya silakan.
*****
Take 7
Suatu hari, Raden segoro mulai berani bermain-main agak jauh dari ibunya bahkan hingga ditepi pantai. disaat bermain ditepi Iaut datangkah dua ekor ular naga yang teramat besar mendekatinya. Dengan rasa ketakutan ia berlari menuju ibunya.
R segoro : ibu!! Ibu!! Di pantai ada 2 ekor naga! Naga2 itu Besar sekali!!
Putri : Tenanglah anakku! Aku akan memanggil Kiyai Poleng untuk mengusir Naga2 itu.
Tak lama kemudian tiba-tiba saja kiyai poleng muncul. Kmenyuruh Raden segoro untuk menemui dan membanting naga2 itu ke tanah
Kiyai Poleng : Segoro.. Mendekatlah dan lempar naga2 itu ke tanah!
R Segoro : Aku takut Ki, naga itu sangat besar.
Kiyai : Lempar naga-naga itu, jika tidak mereka akan membahayakan mu dan ibumu.
karena paksaan tersebut akhirnya Raden Segoro memenuhi permintaan tersebut. Kemudian dipegangnya dua ekor naga raksasa tersebut dan dibantingkannya ke tanah. Seketika itu juga dua ekor ular naga raksasa tersebut berubah menjadi dua bilah tombak. Kedua bilah tombak tersebut kemudian diberikan kepada Kiyai poleng untuk dibawa menghadap ibunya raden Segoro.
Kiyai poleng : Tombak ini bernama Kijahi Nenggolo dan ini bernama Kijahi Aluquro.
*****
Take 8
Sementara itu. Negara Mendangkawulan sedang terjadi peperangan dari China. Raja medangkamulan berdiri dengan angkuh bersama pasukan2nya di depan raja china yang membawa serta permaisuri dengan prajurit yang tidak kalah banyak.
Raja China : Menyerahlah Medangkamulan! Serahkan daerah kekuasaanmu maka aku akan membiarkan rakyatmu hidup.
Raja Medang : Hadapi dulu aku, jika kau ingin memiliki itu semua!
Ratu China : Liat saja Raja medangkamulan! Kau tidak akan bisa mengangkat dagu mu tingi2 ketika pasukan kami menyerang pasukanmu!
Dengan hitungan detik prajurit Gilingwesi Dan Raja china saling menghunuskan pedang ke masing2 lawan mereka. Pada akhirnya Didalam peperangan tersebut Raja Mendangkawulan berkali-kali kalah sehingga rakyatnya hampir habis terbunuh.
*****
Take 9
Didalam keadaan bingung dan susah tersebut, suatu malam ditengah kegelisahan. Raja mendangkawulan bermimpi.bertemu dengan orang tua.
(Raja : Siapa kauuu?
Orang tua : Wahai baginda Raja, Jika kau ingin menyelamatkan kerajaanmu datangalah ke arah barat daya di pulau Madhu oro. Disitu berdiam seorang anak muda bernama raden Segoro. Mintalah pertolongan darinya.)
Keesokan harinya Raja memerintahkan pepatihnya supaya membawa beberapa prajurit ke Madura sesuai dengan Mimpinya tersebut.
Raja : Patih!!! Cepat bawa Raden Segoro! Katakan aku ingin menemuinya!
Patih : Baik Baginda.
Sesampainya di Madura, Pepatih langsung menemui Raden Segoro yang sedang duduk di teras rumahnya dengan ibunya.
Prajurit : Raja memberikan kami perintah untuk menjemput Raden Segoro untuk ikut menyelamatkan kerajaan yg saat ini berperang melawan negara china.
Putri : Kenapa harus anakku? Dia belum pernah berperang sebelumnya.
Prajurit : Maafkan kami. Ini adalah titah Raja. Dan kami hanya melaksanakan perintah.
R Segoro : Ibu. Ini adalah titah raja. Aku akan pergi bersama Kiyai poleng yang mendampingiku.
Putri : Baiklah.
Kemudian berangkatlah Raden
Segoro, Kijahi Poleng serta prajurit kerajaan menuju Kraton Mendangkawulan dengan membawa pusaka tombak Kijahi Nenggolo. Kijahi Poleng ikut serta akan tetapi tidak kelihatan oleh yang lain kecuali Raden Segoro.
******
Take 10
sesampainya di negara tersebut, Raden Segoro langsung berperang dengan tentara china dengan didampingi oleh Kiyai Poleng.
Kiyai Poleng : Segoro! Lemparkan Pusaka itu ke sarang prajurit China.
Segoro : Baik kiyai!
Sementara itu salah satu prajurit China yang menyadari kedatangan Raden Segoro berteriak.
Prajurit China : Awaaas! Kerajaan medang kamulan mulai menyerang!
Raja china : Atur posisi! Jangan sampai mereka masuk ke wilayah kita!
Raden Segoro Menancapkan pusaka itu ke wilayah Prajurit China. Sebagian dari tentara China mati dan tidak lama kemudian Prajurit yang masih hidup lari meninggalkan negara Mendangkawulan, beserta Raja China dan permaisurinya.
Take 11
Raja Mendangkawulan mengadakan pesta besar untuk merayakan kemenangan perang dan memberi penghormatan besar kepada Raden Segoro.
Raja : Kau telah berjasa karena dengan gagah berani melawan pasukan kerajaan China. Aku sebagai Raja dari kerajaan Medangkamulan memberi gelar "Raden Segoro alias Tumenggung Gemet" untukmu.
Segoro : Terimakasih baginda. Aku merasa terhormat, karena kau memberiku gelar itu.
Raja : Dan juga. Segoro. Aku berniat akan menikahkan putriku dengan mu. Untuk itu aku ingin bertanya. Siapakah gerangan nama ayah dan ibumu.
RSegoro : Mohon ampun baginda, ijinkan saya untuk kembali ke pulau madhu oro untuk menemui ibu saya dan menanyakan nama ayah saya.
Raja : Baiklah. Aku perkenankan kau pergi.
*****
Take 12
Setelah sampai di pulau Madhu Oro. Raden Segoro bergegas menemui Ibunya yang sedang menampah beras di dapur rumahnya.
Segoro : Ibu.. aku datang!
Putri : Oh anakku, apa kau hidup dengan baik di sana? Ibu sangat merindukannmu.
Segoro : Sangat baik bu, kedatanganku kesini ingin membawakan kabar gembira.
Putri ST : Apa itu anakku?
Rsegoro : Ibu, karena aku telah berhasir mengusir Raja China bwserta prajuritnya Raja memberiku gelar Tumenggung gemmet dan berniat menikahkan putri nya denganku.
Putri : Benarkah? Ibu merasa senang. Baik sekali Raja itu.
Segoro : Raja juga menanyakan siapa ayahku. Ibu.. siapa sebenarnya ayah ku?
Putri : A-pa? Kenapa menanyakan hal itu tiba2?
Segoro : Raja menanyakan hal itu bu.
Putri : A-yahmu a-dalah seora-ng siluman, segoro.
Mendengar hal itu Raden segoro Kaget, makaseketika itu pula lenyaplah Putri sangyang tunggal danbm Radensegoro beserta rumahnya yang disebut dengan sebutan Kraton Nepa.
*SELESAI*
Original story By. Demanozha
11/12/2015
[Puisi] Diam Mu..
Kau membisu
Bersama denting waktu
Yang menyesakkanku
Hanya aku dan kamu
Yang tahu
Jauh tak tersentuh anganku
Haruskah aku berbalik
Dan pergi dari dekapan sorot matamu?
Aku terhempas
Aku jatuh
Di tengah bingarnya candaan
Aku butuh sunyi
Aku butuh sepi
Aku butuh jatuhnya hujan
Agar aku sendiri
Agar tak seorangpun tahu
Ada yang sakit disini.
Demanozha
